Haji Khusus Visa Furoda untuk Yogjakarta ☎ 0812-3311-5505

Tiap tahun, Pemerintah Indonesia tak pernah absen mengirimkan jamaahnya ke tanah suci. Mereka (para jamaah itu) berniat menunaikan Ibadah Haji dengan jumlah sesuai kuota haji nasional yang berjumlah ratusan ribu jamaah. Indonesia sendiri menjadi negara yang paling antusias terhadap pelaksanaan Ibadah Haji. Oleh sebab itu, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengalokasikan jatah kuota haji terbanyak untuk para jamaah haji Indonesia. Biarpun kenyataannya seperti itu, seluruh calon jamaah haji yang sedang mengantri masih juga belum bisa berangkat.

Animo masyarakat Indonesia terhadap pelaksanaan Ibadah Haji tiap tahun semakin tinggi. Hal tersebut bisa dibuktikan dari lamanya daftar tunggu pelaksanaan haji yang makin lama tiap tahun. Dengan masa antrian 29 tahun, provinsi Sulawesi Selatan menjadi provinsi dengan daftar tunggu haji paling lama.

jadwal antrian haji

Hubungi EL-SAPRAM Tour & Travel
Melayani Haji Khusus Visa Furoda untuk Yogjakarta
0812-3311-5505

29 tahun menanti keberangkatan tentu bukan masa yang singkat. Hanya setahun menunggu saja kadangkala rasa khawatir sering terasa. Ya, kekhawatiran akan ketidakmampuan berangkat haji pasti dirasakan jamaah haji dalam antrian panjang itu.

Namun, hidup dengan perasaan penuh kekhawatiran seperti itu selama bertahun-tahun bukanlah hal yang baik. Tak heran jikalau banyak calon haji lebih memilih bergabung menjadi calon haji non kuota dengan keinginan naik haji lebih cepat.

haji furoda

Hubungi EL-SAPRAM Tour & Travel
Melayani Haji Khusus Visa Furoda untuk Yogjakarta
0812-3311-5505

Haji Non Kuota

Haji Non Kuota artinya pelaksanaan Ibadah Haji yang tidak mengambil jatah kuota haji (diluar kuota). Eksistensinya telah lama ada, dengan keunggulan bebas antrian menjadikannya sebagai favorit jamaah haji yang tidak ingin antri naik haji. Haji Non Kuota memang sempat tiada masalah. Sehubungan dengan pembangunan Masjidil Haram yang berdampak pada pengurangan kuota haji, membuat pengawasan jamaah haji diperketat. Para jamaah haji non kuota yang nekat berangkat akan berurusan dengan para pengawas haji tersebut.

Ya, kuota jamaah haji yang ditetapkan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk seluruh negara di dunia telah sesuai dengan kapasitas / daya tampung lokasi-lokasi ibadah haji. Oleh sebab itu, jika masih ada jamaah yang nekat berangkat haji diluar kuota yang ditetapkan akan nantinya akan menimbulkan masalah yang serius menyebabkan daya tampung lokasi-lokasi haji tersebut overload dan membahayakan keselamatan seluruh jamaah haji. Oleh karena itu, penindak tegasan pemerintah Kerajaan Arab Saudi terhadap para jamaah haji non kuota itu merupakan langkah yang tepat.

Pemerintah Indonesia sendiri juga melakukan pengawasan yang ketat akan keberadaan para calon haji non kuota ini selama berada di tanah air. Pemerintah RI telah menginstruksikan kepada seluruh petugas bandara untuk menahan para jamaah haji non kuota selagi mereka berjumpa. Hal ini dikarenakan sesuai pengalaman bahwa para jamaah haji non kuota seringkali bikin repot pemerintah selama di tanah suci. Karena, seringkali mereka dibiarkan terlantar oleh biro travel yang memberangkatkannya.

Haji non kuota bukan illegal

Saran terbaik jika Anda menginginkan naik haji tanpa antri, maka jauhi program haji non kuota. Masih ada program Haji Non Kuota yang aman dan patutnya Anda pilih untuk naik haji tanpa antri. Bahkan, Haji Non Kuota yang satu ini tidak dilarang Pemerintah RI dan bahkan didukung oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Lebih dari itu, status Anda sebagai jamaah haji benar-benar terdaftar secara resmi dan bisa menunaikan seluruh rangkaian ibadah Haji dengan Aman dan nyaman. Program Haji Non Kuota yang dimaksud adalah Haji Furoda.

Hubungi EL-SAPRAM Tour & Travel
Melayani Haji Khusus Visa Furoda untuk Yogjakarta
0812-3311-5505

Haji Furoda

Satu-satunya Program Haji Non Kuota yang aman dan terdaftar adalah Haji Furoda. Dikategorikan sebagai program haji non kuota karena dalam pelaksanaannya tidak memakai kuota nasional. Akan tetapi masih menggunakan kuota haji yakni kuota haji milik Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Sehingga secara teknis tidak melanggar aturan.

Dinamakan Haji Furoda karena Visa yang digunakan adalah Visa Haji Khusus yang dikenal dengan sebutan Visa Furoda. Visa Furoda sengaja diciptakan untuk memfasilitasi para tamu kerajaan dan para calon haji seluruh dunia yang ingin naik haji tanpa antri menggunakan kuota haji Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Oleh karena kedudukannya yang secara hukum dan peraturan Kerajaan Arab Saudi tidak ada masalah, Pemerintah RI tidak bisa melarangnya. Mentri Agama Lukman Hakim Syaifudin pernah menyatakannya secara pribadi yang ditulis dalam sebuah media nasional ternama.

“Lukman mengingatkan, yang berwenang mengeluarkan visa jemaah haji adalah pemerintah Arab Saudi. Arab Saudi juga memiliki kuota jamaah haji khusus untuk tamu raja atau tamu pangeran.
Terkait kuota khusus ini, Lukman mengaku tidak tahu persis berapa jumlahnya dan hal tersebut menjadi hak prerogatif pemerintah Arab Saudi”

(Kutipan Media Nasional: http://news.liputan6.com/read/3026249/menag-jemaah-haji-non-kuota-bukan-berarti-ilegal)

Jatah kuota Haji Furoda untuk suatu negara tiada yang tahu pasti. Pemerintah RI sendiri juga tidak tahu apa saja persyaratan yang dibutuhkan untuk bisa memperoleh Visa Furoda. Hal itu merupakan hak prerogatif Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Yang pasti, kuota ini setiap tahun selalu ada dan tahun ini juga masih terbuka.

Anda bisa menghubungi biro travel haji khusus furoda bersertifikat jika memang berniat ingin mendapatkan Visa Furoda. Karena tidak sembarang biro travel haji memilikinya. Hanya biro travel yang telah memiliki kepercayaan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang akan diberikan otoritas untuk membantu pelaksanaan Haji Furoda.

Hubungi EL-SAPRAM Tour & Travel
Melayani Haji Khusus Visa Furoda untuk Yogjakarta
0812-3311-5505

Comments are closed